oleh: admin pada: 07/02/2026 10:12

Laporan Laba Rugi Roastery Kopi

Bisnis roastery kopi terlihat sederhana: beli green bean, sangrai, lalu jual roasted bean. Namun di balik proses tersebut, ada banyak komponen biaya yang sering tidak dihitung secara detail. Akibatnya, banyak roastery merasa penjualannya tinggi tetapi keuntungan tidak terasa.

Di sinilah pentingnya laporan laba rugi roastery. Dengan laporan yang rapi, pemilik usaha bisa mengetahui margin per kilo, biaya produksi nyata, dan profit bersih usaha sangrai kopi.

Artikel ini membahas cara membuat laporan laba rugi roastery secara sederhana dan praktis agar bisa langsung diterapkan.


Kenapa Roastery Wajib Punya Laporan Laba Rugi?

Berbeda dengan coffee shop, roastery memiliki struktur biaya produksi yang unik:

  • Penyusutan mesin roasting

  • Susut berat saat roasting (shrinkage)

  • Biaya energi tinggi

  • Biaya kemasan & nitrogen flush

  • Quality control & cupping

Tanpa pencatatan laba rugi, margin bisa terlihat besar di atas kertas, tapi sebenarnya tipis di kenyataan.

Manfaat laporan laba rugi roastery:

✅ Mengetahui profit per batch roasting
✅ Mengontrol biaya green bean
✅ Mengukur margin per kilo roasted bean
✅ Menentukan harga jual yang sehat
✅ Menjadi dasar scaling bisnis


Struktur Pendapatan Roastery Kopi

Pendapatan roastery biasanya berasal dari beberapa sumber:

Penjualan Utama

  • Roasted bean retail

  • Roasted bean wholesale

  • Private label roasting

  • Toll roasting (jasa roasting)

Pendapatan Tambahan

  • Green bean resale

  • Drip bag / sachet kopi

  • Kopi kemasan botol

  • Training & workshop roasting

Contoh pendapatan bulanan roastery:

  • Retail roasted bean: Rp35.000.000

  • Wholesale: Rp30.000.000

  • Toll roasting: Rp10.000.000

  • Produk turunan: Rp5.000.000

Total Pendapatan = Rp80.000.000


Menghitung HPP Roastery dengan Benar

Harga Pokok Penjualan (HPP) roastery tidak hanya green bean. Ini kesalahan paling umum.

Komponen HPP Roastery:

Bahan Baku

  • Green bean

  • Biaya kirim bahan baku

  • Loss roasting (susut berat 12–18%)

Biaya Produksi

  • Gas / listrik mesin roasting

  • Tenaga kerja produksi

  • Sample roasting

  • QC & cupping

Biaya Kemasan

  • Pouch

  • Valve

  • Label

  • Box

  • Nitrogen

Contoh HPP bulanan:

  • Green bean: Rp22.000.000

  • Energi roasting: Rp4.000.000

  • Tenaga produksi: Rp5.000.000

  • Kemasan: Rp4.000.000

Total HPP = Rp35.000.000


Penting: Hitung Susut Berat Roasting

Dalam roastery, 1 kg green bean tidak menjadi 1 kg roasted bean.

Rata-rata susut: 15%

Artinya:

1 kg green bean → 850 gram roasted bean

Kalau tidak dihitung, margin akan salah total.


Cara Hitung Laba Kotor Roastery

Rumus:

Laba Kotor = Total Pendapatan – HPP

Rp80.000.000 – Rp35.000.000 =
Laba Kotor = Rp45.000.000


Biaya Operasional Roastery

Ini biaya di luar produksi langsung.

Biaya Tetap

  • Sewa tempat

  • Gaji admin

  • Gaji sales

  • Internet & sistem

  • Asuransi alat

Biaya Variabel

  • Maintenance roaster

  • Kalibrasi alat

  • Marketing

  • Distribusi

  • Sampling customer

Contoh biaya operasional:

  • Sewa: Rp7.000.000

  • Admin & sales: Rp8.000.000

  • Marketing: Rp3.000.000

  • Maintenance: Rp2.000.000

Total Operasional = Rp20.000.000


Cara Hitung Laba Bersih Roastery

Rumus:

Laba Bersih = Laba Kotor – Biaya Operasional

Rp45.000.000 – Rp20.000.000 =
Laba Bersih = Rp25.000.000

Ini adalah profit nyata bisnis roastery per bulan.


Margin Sehat Bisnis Roastery

Margin ideal roastery biasanya:

  • Wholesale: 25–40%

  • Retail: 45–60%

  • Toll roasting: 50–70%

  • Produk turunan: bisa >60%

Jika margin di bawah angka tersebut, biasanya ada HPP yang belum dihitung.


Kesalahan Umum Keuangan Roastery

❌ Tidak hitung shrinkage roasting
❌ Mesin tidak dihitung penyusutan
❌ Gas & listrik dianggap kecil
❌ Sample roasting tidak dicatat
❌ Kemasan premium tidak masuk HPP
❌ Waktu tenaga roaster tidak dihitung


Tips Praktis Agar Laba Roastery Stabil

✅ Catat yield setiap batch roasting
✅ Hitung HPP per origin kopi
✅ Pisahkan HPP retail vs wholesale
✅ Update harga green bean rutin
✅ Masukkan biaya mesin ke penyusutan
✅ Buat laporan laba rugi bulanan


Penutup

Roastery yang sehat bukan hanya menghasilkan kopi berkualitas, tapi juga memiliki laporan keuangan yang rapi. Dengan laporan laba rugi yang jelas, pemilik roastery bisa menentukan harga jual yang tepat, menjaga margin, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Jika Anda serius membangun bisnis roasting kopi, laporan laba rugi bukan pilihan — tapi keharusan.